News & Information

Ketentuan Baru Impor Bunga Potong dan Tanaman Hias Australia

Australia telah menetapkan ketentuan baru terkait impor bunga potong dan tanaman hias sejak 1 Maret 2018. Dengan ketentuan baru tersebut, setiap consigment bunga potong dan tanaman hias ke Australia wajib melalui proses inspeksi dan disinfestasi disertai sertifikat phytosanitary dari Lembaga terkait negara asal yang menyatakan bahwa consignment tersebut bebas dari hama hidup.  Selain itu, consignment wajib dikirimkan dalam kemasan anti serangga dan disertai label nama ilmiah spesies tanaman.

Aturan sebelumnya tidak mewajibkan hal ini karena seluruh consignment akan diinspeksi dan melalui proses disinfestasi/fumigasi saat tiba di Australia. Pemerintah Australia tidak mengalokasikan bantuan peningkatan kapasitas kepada negara-negara pengekspor bunga potong dan tanaman hias ke Australia untuk dapat memenuhi kententuan baru dimaksud. Namun demikian Departemen Pertanian Australia (DAWR) membuka kesempatan untuk menerima kunjungan dari negara eksportir yang berkeinginan untuk mempelajari dan mengetahui lebih jauh tentang proses karantina impor bunga potong dan tanaman hias Australia.

Sebesar 10% pasokan bunga potong dan tanaman hias Australia diperoleh melalui impor. Jenis bunga potong yang diimpor a.l. Mawar. Anggrek, Krisan dan Anyelir. Negara pengekspor utama adalah Kenya, Malaysia, India, Kolombia, Ekuador, Singapura, Thailand, Afsel, RRT dan Vietnam. Impor dari indonesia tergolong rendah, dari Maret 2018 hingga Januari 2019 tercatat hanya 40 consignment bunga potong dari Indonesia masuk ke Australia.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai persyaratan biosecurity Australia dapat diakses melalui https://bicon.agriculture.gov.au

By : Administrator , 13 May 2019