News & Information

PERATURAN BARU TERKAIT PRODUK TUNA YANG DIIMPOR AMERIKA SERIKAT

Peraturan baru terkait pelabelan dolphin safe untuk produk ikan tuna yang beredar di AS

Pemerintah AS melalui National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) menerbitkan peraturan baru terkait pelabelan dolphin safe untuk produk ikan tuna yang beredar di AS yang efektif berlaku sejak 23 Maret 2016.  Secara umum, peraturan ini merupakan penambahan sejumlah ketentuan berupa program pelacakan dan verifikasi ikan tuna dalam rangka memastikan bahwa tidak ada pukat cincin atau  alat penangkap ikan lainnya yang secara sengaja disebarkan untuk mengepung lumba-lumba selama penangkapan ikan tuna dan bahwa tidak ada lumba-lumba yang terbunuh atau terluka parah dalam jaring atau alat penangkap ikan lainnya yang digunakan untuk menangkap ikan tuna.  Untuk memastikan hal tersebut, maka :

  1. Diperlukan adanya pernyataan tertulis dari kapten kapal mengenai hal tersebut. 
  2. Peraturan baru ini pun mensyaratkan adanya sertifikasi kapten kapal.  Dengan demikian kapten kapal harus mengikuti pelatihan NMFS Tuna Tracking and Verification Program (program pelacakan dan verifikasi ikan tuna) yang diwajibkan untuk seluruh penangkapan ikan yang dimulai atau setelah tanggal 21 Mei 2016.
  3. Untuk verifikasi, National Marine Fisherie Services (NMFS) Assistant Administrator sebagai bagian dari NOAA memiliki kewenangan untuk meminta sejumlah persyaratan sertifikasi dan dokumen yang menyatakan bahwa produk tuna yang diekspor ke AS memenuhi kriteria dolphin safe, antara lain :

             (a) On-board observer certification;

             (b) Sertifikasi pemerintah yang memvalidasi : dokumen tangkap, pernyataan bahwa ikan tuna memenuhi kriteria dolphin safe serta lacak balak/chain of custody

Untuk lebih lengkapnya, aturan tersebut dapat dilihat pada https://www.gpo.gov/fdsys/pkg/FR-2016-03-23/pdf/2016-06450.pdf, sedangkan informasi mengenai pelatihan NMFS Tuna Tracking and Verification Program (program pelacakan dan verifikasi ikan tuna) dapat dilihat pada tautan http://www.nmfs.noaa.gov/pr/dolphinsafe/ dan terjemahan dalam bahasa Indonesia dapat diunduh dari http://www.nmfs.noaa.gov/pr/dolphinsafe/docs/ttvp_ds_captain_training_course_03232016_final_indonesian.pdf

Sebagai catatan, berdasarkan data US DOC pada tahun 2015, ekspor tuna Indonesia ke AS mencapai US$ 169,3 juta.  Mengingat pentingnya AS bagi produk tuna Indonesia, eksportir diharapkan untuk antisipatif terhadap aturan baru tersebut.

By : Administrator , 21 July 2016