News & Information

PROSPEK PEMASARAN PRODUK BAN DARI PT.MULTISTRADA TBK. DI SUDAN

Pada tanggal 1 April 2015, Duta Besar RI berkunjung ke pusat penjualan suku cadang kendaraan di Sagana, Khartoum dan melakukan pertemuan dengan General Manager dari Faisal Gubara Ahmed Saad & Sons Co. Ltd, Faisal Gubara, untuk membicarakan prospek dan permasalahan pemasaran produk-produk suku cadang kendaraan Indonesia khususnya produk ban dari PT.Multistrada Tbk di Sudan dan permasalahan yang dihadapi.  Kesempatan tersebut juga dimanfaatkan untuk menyampaikan undangan menghadiri Trade Expo Indonesia (TEI) yang akan diselenggarakan di Jakarta pada 21-25 Oktober 2015.

Faisal Gubara Ahmed Saad & Sons Co. Ltd adalah salah satu perusahaan Sudan yang telah mengimpor banyak produk suku cadang Indonesia, antara lain: baterai merk NGS dan Rocky dari PT.Indobatt dan ban mobil merk Corsa dan Strada dari PT.Multistrada. Faisal Co. Menjual sekitar 80 item produk suku cadang dan memiliki jaringan pemasaran yang cukup luas di Sudan. Namun demikian, hingga saat ini Faisal Co. Belum mendapatkan penunjukan langsung dari PT.Multistrada  sebagai agen di Sudan meski telah berulangkali mengajukan permohonan. Diperoleh informasi bahwa alasan dibalik penolakan tersebut karena Sudan masih diembargo oleh AS.

Faisal Co. Juga masih mengalami kesulitan dalam melakukan transaksi keuangan dengan pihak dari Indonesia. Mereka tidak dapat membuka LC ataupun transfer langsung, tapi harus melalui pihak ketiga yaitu bank komersial di Arab Saudi dan Uni Emirat Arab.

Faisal Gubara juga menyampaikan bahwa produk suku cadang kendaraan Indonesia dikenal memiliki kualitas yang baik dengan harga yang kompetitif. Namun ia menyarankan agar perusahaan di Indonesia lebih pro-aktif dalam memasarkan produknya di Sudan dengan memberikan kemudahan-kemudahan kepada mitra usahanya di Sudan, seperti: penunjukan sebagai agen dan dibolehkannya transaksi dengan LC atau menggunakan mata uang selain US dollar seperti Euro.

Hal ini penting mengingat potensi pasar Sudan yang besar dan keinginan negara lain seperti Tiongkok yang ingin membanjiri pasar dengan produk suku cadangnya. Ia juga menyarankan agar perusahaan ban di Indonesia memproduksi tidak hanya ban untuk kendaraan pribadi saja, melainkan semua jenis kendaraan.

Sehubungan dengan kendala-kendala tersebut, kiranya perlu dilakukan terobosan guna mengatasi kendala yang dihadapi. Salah satu opsi yang mungkin dapat dijajaki adalah mendorong kerjasama antar bank sentral yaitu antara Bank Indonesia (BI) dengan Central Bank of Sudan (CBOS) terkait pembiayaan perdagangan (trade financing) bilateral, misalnya dengan Bilateral Currency Swap Agreement (BCSA).

Secara khusus, Faisal Gubara menegaskan kesiapannya untuk menjalin hubungan baik dengan PT.Multistrada dan menjadi agen pemasaran produk perusahaan di Sudan.

By : Administrator , 04 May 2015