Print Friendly and PDF

Kolaborasi Dorong Ekspor Produk Dekorasi Rumah dan Furnitur Kecil, Kemendag Tanda Tangani Kerja Sama Dengan Lima K/L

  October 08, 2021. Category: headline

Jakarta, Jumat 8 Oktober 2021

 


Dorong peningkatan ekspor produk dekorasi rumah dan furnitur kecil Indonesia, Kementerian Perdagangan bersama Kementerian Perindustrian, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI), dan Business and Export Development Organization (BEDO) tanda tangani kerja sama program “Akselerasi Usaha Kecil dan Menengah/Industri Kecil dan Industri Menengah Siap Ekspor”  yang disingkat “Aku Siap Ekspor” pada Jumat, (8 Okt).

 


Penandatanganan kerja sama dilakukan serentak secara virtual oleh Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional, Didi Sumedi; Plt. Ditjen Industri Kecil dan Menengah Kementerian Perindustrian, Reni Yanita; Deputi Bidang Pemasaran Ekonomi Kreatif, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Nia Niscaya; Sekretaris Jenderal Dewan Kerajinan Nasional, Gati Wibawaningsih; Ketua Presidium HIMKI, Abdul Sobur; dan Ketua Yayasan BEDO, Jeff Kristianto.


Dalam sambutannya, Dirjen PEN menyampaikan produk dekorasi rumah dan furnitur memiliki peran yang sangat penting bagi Indonesia. Melalui kerja sama ini, Kemendag bersama instansi lainnya bersinergi memfasilitasi para pelaku usaha produk dekorasi rumah dan furnitur kecil Indonesia melalui pembinaan intensif agar dapat masuk ke pasar internasional.


Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian, Dody Widodo yang hadir dalam acara penandatanganan kerja sama menyampaikan apresiasi kepada segenap pihak yang terlibat sehingga program “Aku Siap Ekspor” dapat terlaksana.


Adapun, Deputi Bidang Pemasaran Ekonomi Kreatif, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Nia Niscaya memaparkan bahwa produk dekorasi rumah termasuk dalam sub sektor ekonomi kreatif yaitu sub sektor kriya yang  kontribusinya paling besar bersama-sama dengan sub sektor kuliner dalam perekonomian


Sekretaris Jenderal Dewan Kerajinan Nasional, Gati Wibawaningsih juga menyampaikan harapan agar para pelaku usaha dapat memanfaatkan program “Aku Siap Ekspor” sebaik-baiknya untuk meningkatkan perekonomian para pelaku UKM sendiri dan membawa manfaat bagi sekitarnya.


Program “Aku Siap Ekspor” merupakan program pembinaan ekspor yang bertujuan menyiapkan UKM untuk menyusun rencana pemasaran ekspor sesuai target pasar, mendapatkan pembeli mancangera pada saat pameran maupun melalui riset secara daring. Penandatanganan ini merupakan kegiatan puncak dari rangkaian loka karya luring dalam program tersebut yang bertema “Product Development dan Trade Fair Participation” yang diadakan pada 7 (tujuh) kota di Indonesia yaitu Tangerang, Depok, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, dan Bogor dan diikuti oleh 114 peserta.