Print Friendly and PDF

Perkuat Pasar Timur Tengah, Kemendag Bertolak Misi Dagang ke Arab Saudi

  November 30, 2018. Category: exporter

Sebagai upaya mewujudkan memperkuat pasar Timur Tengah, Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) Kementerian Perdagangan melakukan Misi Dagang ke Arab Saudi pada 28 November – 1 Desember 2018. Kegiatan ini dilakukan sebagai promosi sinergis bersamaan dengan Indonesia Expo 2018 dengan berbagai Kementerian, Lembaga, Indonesia Trade Promotion Center Jeddah, dan Konsulat Jenderal RI Jeddah.

“Arahan Bapak Presiden sangat jelas untuk melakukan promosi secara sinergis dengan membawa citra positif Indonesia. Untuk itu, kami (Kemendag) secara sinergis berupaya meningkatkan akses pasar bersama Kementerian, Lembaga, dan para pemangku kepentingan lainnya, terutama Konsul Jenderal RI Jeddah yang telah menginisiasi promosi sinergis lewat Indonesia Expo 2018,” kata Direktur Jenderal PEN, Arlinda, di Jeddah, Arab Saudi, usai pembukaan Indonesia Expo 2018, (27/11).

Serangkaian kegiatan Misi Dagang Arab Saudi, diantaranya Indonesia Expo 2018, Indonesia-Saudi Arabia Business Forum, Indonesia Palm Oil Business Forum, dan One-on-One Business Matching. Indonesia Expo 2018 adalah pameran tunggal produk Indonesia di Jeddah International Exhibition & Convention Center, Jeddah, Arab Saudi, yang diselenggarakan pada 28 November – 1 Desember 2018.

Pameran yang diselenggarakan untuk mempromosikan potensi Indonesia di bidang perdagangan, pariwisata, dan investasi ini merupakan dukungan dan kerjasama Konsulat Jenderal RI Jeddah dengan PT. Wahyu Promo Citra selaku event organizer. Total luas lahan untuk Paviliun Indonesia adalah 1000 m2. Selain kegiatan pameran, Indonesia Expo 2018 juga akan didukung kegiatan forum investasi, forum pariwisata, talkshow, fashion show, dan demo masak.

Kegiatan ini tidak hanya pameran, tetapi juga jadi peluang bagi pengusaha Indonesia membangun jejaring lewat Business Forum dan One-on-one Business Matching. Para pelaku usaha akan melakukan pertemuan dengan buyer potensial sehingga terbangun jejaring internasional dengan para buyer,” tegas Arlinda.

Kegiatan Business Forum dan One on One Business Matching akan dilaksanakan di InterContinental Jeddah tanggal 29 November 2018 pukul 13.00. Business Forum Palm Oil Indonesia yang diselenggarakan oleh BPDP KS bekerjasama dengan beberapa asosiasi sawit pada  28 November 2018 pukul 20.00 di area pameran Indonesia Expo 2018.

Peserta Misi Dagang Jeddah terdiri dari 82 peserta dari Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, serta perusahaan swasta dengan lini bisnis antara lain: minyak sawit dan turunannya, makanan dan minuman, tuna, karoseri bus, alat tulis, domba hidup, packaging film, fesyen muslim, furnitur, bumbu dan rempah, kopi, kayu gaharu, dan aromaterapi.

Sekilas Perdagangan Indonesia-Arab Saudi

Total perdagangan Indonesia dengan Arab Saudi pada tahun 2017 tercatat USD 4,54 miliar dengan nilai ekspor sebesar USD 1,37 miliar dan nilai impor sebesar USD 3,16 miliar. Pada Periode ini, Indonesia mengalami defisit neraca perdagangan sebesar USD 1,78 miliar dengan nilai defisit Migas sebesar USD 2,35 miliar dan surplus nonmigas sebesar USD 569,62 juta.

Total perdagangan Indonesia dengan Arab Saudi pada periode Januari – September 2018 tercatat USD 4,42 miliar dengan nilai ekspor USD 921,69 juta dan nilai impor sebesar USD 3,5 miliar. Produk ekspor utama Indonesia ke Arab Saudi adalah Kendaraan Bermotor, Minyak Sawit Dan Turunannya, Produk Kertas, Cakalang, Arang Kayu. Adapun produk impor Arab saudi dari Dunia adalah Minyak Bumi & Gas, Ethylene Glycol (Ethanediol), Gold, Polypropylene, Polyethylene.

“Kegiatan Misi Dagang ini diharapkan mampu mendatangkan lebih banyak produk-produk Indonesia ke Arab Saudi dan pada akhirnya berkontribusi dalam membantu meningkatkan perekonomian Indonesia,” tandas Arlinda.

Sumber: Dit. P2C DJPEN