Print Friendly and PDF

Pertemuan Kepala Balai Besar Pendidikan Pelatihan Ekspor Indonesia (PPEI) Dengan Importir Furnitur Di Kerajaan Inggris.

  May 12, 2018. Category: headline

Kamis, 10 Mei 2018

Pada hari Kamis (10/5), Kepala BBPPEI, Noviani Vrisvintati didampingi Atase Perdagangan London, Nur Rakhman Setyoko melakukan pertemuan dengan importir furnitur di London, Raft Furniture, dan diterima oleh Heinz Frye dan Mike, Director Raft Furniture. Raft Furniture memasarkan produk-produk furnitur Indonesia, terutama yang berbahan kayu jati daur ulang. Pertemuan ini dilakukan untuk mendapatkan informasi mengenai pemasaran furnitur, selera konsumen, serta peluang produk furnitur Indonesia untuk memasuki pasar Inggris Raya.

Raft Furniture menyampaikan bahwa produk-produk Indonesia yang disediakan oleh penyalurnya di Indonesia mempunyai kualitas yang sangat baik serta dapat diterima oleh pasar Inggris Raya. Dalam penjelasannya, Mike mengatakan bahwa Raft Furniture akan melakukan ekspansi untuk memasarkan produk-produknya ke luar dari Inggris Raya dan memasuki pasar Eropa, tentunya dengan produk-produk furniture yang berkulitas dan memenuhi selera pasar. Ini merupakan peluang bagi eksportir furnitur Indonesia untuk bekerjasama dengan Raft Furniture sebagai importir dalam upaya mengembangkan ekspor furnitur Indonesia ke dunia.

Selain berbisnis, Raft Furniture juga melakukan banyak kegiatan social di Indonesia, antara lain pengadaan air minum bersih bagi sekitar 30 Sekolah Dasar (SD) di Yogyakarta, penyediaan meja belajar lipat bagi Sekolah Pantai di Pacitan, dan penanaman lebih dari 3.000 bibit pohon jati di Yogyakarta. Di akhir kunjungan, Raft Furniture juga ingin berpartisipasi dalam acara Trade Expo Indonesia 2018 yang akan dilaksanakan pada 24 – 28 Oktober 2018.

Kunjungan kepada importir furnitur Indonesia lainnya, yaitu Gallery Direct, salah satu importir furnitur terbesar khususnya produk Indonesia di Inggris Raya, yang telah 25 tahun menjalin hubungan dengan berbagai pabrik kayu modern di Indonesia, terutama di sentra produksi di daerah Kudus, Semarang dan Surabaya. Pada kunjungan ini diterima oleh Tom Hudson, Head of Quality Gallery Direct di kantor Gallery Direct, Kent.

Gallery Direct adalah importir partai besar (wholesaler) yang menyuplai retailer-retailer besar di Inggris, antara lain John Lewis dan Argos. Tom Hudson juga menyampaikan bahwa Gallery Direct pada tahun 2017 melakukan impor dari Indonesia sebesar 176 twenty-foot equivalent unit (TEU) dan diperkirakan pada tahun 2018 meningkat sebesar dua puluh persen atau mencapai 213 TEU. Besarnya volume perdagangan ini dikarenakan produk furnitur Indonesia sudah dapat bersaing baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya.

Selanjutnya, kami melihat sarana gudang dan penyortiran Gallery Direct yang mempunyai luas 6.000 meter persegi dimana 33% produk kayu untuk bahan baku furnitur yang tersedia berasal dari Indonesia. Di akhir lawatan, kami juga menyampaikan undangan untuk berpartisipasi di acara Trade Expo Indonesia (TEI) pada tanggal 24 – 28 Oktober 2018.