Print Friendly and PDF

Kunjungan Misi Dagang dan Investasi Mesir ke Indonesia untuk Perkuat Pasar Ekspor Non Tradisional

  December 08, 2014. Category: general

Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) Kementerian Perdagangan bersama dengan KBRI Cairo memfasilitasi kunjungan misi dagang dan investasi dari Mesir untuk meningkatkan kerja sama perdagangan bilateral kedua negara dalam pertemuan bisnis. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan surplus ekspor nonmigas Indonesia tahun 2014 ke Mesir dimana pada tahun 2013 berhasil membukukan sebesar USD 974,9 Juta.

Tren perdagangan Indonesia-Mesir selama periode 2009-2013 tumbuh positif 10,48% setiap tahunnya. Pada tahun 2013, nilai total perdagangan Indonesia-Mesir mencapai USD 1,228.656 miliar yang didominasi perdagangan nonmigas yang mencapai USD 1,228.653 miliar. Sedangkan nilai ekspor produk nonmigas Indonesia ke Mesir tercatat sebesar USD 1,1 miliar dan nilai impor produk nonmigas Indonesia sebesar USD 126,9 juta.

Secara komulatif pada periode Januari-September 2014 nilai total perdagangan Indonesia-Mesir mencapai USD 1,035 miliar, dengan perincian nilai ekspor nonmigas Indonesia sebesar USD 917,1 juta dan nilai impor nonmigas sebesar USD 118,7 juta. Sehingga Indonesia masih mengalami surplus sebesar USD 798,4 juta.

Pertemuan berupa business matching yang digelar di Kementerian Perdagangan, pada hari, Selasa (9/12) terdiri dari perwakilan Egyptian-Indonesian Business Council (EIBC), pelaku usaha Mesir, KADIN Indonesia dan eksportir Indonesia.

“Melalui kegiatan business matching ini, diharapkan mampu meningkatkan hubungan dagang antara pelaku usaha kedua negara serta membuka peluang kerjasama bisnis sehingga dapat berkontribusi positif terhadap kinerja ekspor Indonesia ke Mesir yang terus mengalami peningkatan”, ungkap Direktur Jenderal PEN Nus Nuzulia Ishak.

Kunjunga delegasi Mesir yang dipimpin oleh Duta Besar RI untuk Mesir terdiri dari 14 pelaku usaha papan atas dan 9 jurnalis dari berbagai media cetak dan elektronik. Adapun beberapa produk Indonesia yang diminati oleh pelaku usaha Mesir diantaranya meliputi car tyres, car battery, electronics, home appliances, food stuff, examination medical gloves, houseware, tooth brush, coffee, cacao, tea, soap, ceramics.

Nus menambahkan bahwa “Kegiatan berupa business matching ini merupakan salah satu upaya strategis yang dilakukan oleh Kementerian Perdagangan dimana kegiatan ini merupakan akan agenda utama yang terus dilakukan bahkan ditingkatkan di masa yang akan datang dengan melibatkan seluruh perwakilan perdagangan di luar negeri brsama-sama dengan KADIN dan asosiasi termasuk pemerintah daerah. Sekali lagi kami berharap, kegiatan ini dapat dimanfaatkan oleh eksportir Indonesia untuk memperoleh kontak dagang sekaligus meningkatkan akses pasar ke Mesir”.

Sumber : Dit. KPE DJPEN